Prodi Arsitektur
Fakultas Teknik Universitas Udayana
Temuan TPPM
Matriks Temuan TPPM
Pemetaan tren peningkatan (kekuatan) dan penurunan (kendala) mutu pembelajaran Program Studi Arsitektur. Data ini menjadi landasan evaluasi berbasis bukti (evidence-based) untuk perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun.
Kesimpulan Tren (2022-2026)
Kualitas Pedagogik Konsisten
Kemampuan inti mengajar dosen, penguasaan materi, dan pendekatan berpusat pada mahasiswa secara konsisten menjadi kekuatan utama prodi. Masalah mutu bukan berasal dari ketidakmampuan mengajar.
Isu Sistemik & Infrastruktur
Kendala terbesar yang terus berulang adalah kelemahan tata kelola (inkonsistensi RPS, jadwal, rubrik) dan krisis sarana fisik studio yang secara langsung menghambat kenyamanan belajar.
Kebutuhan Paparan Industri
Mahasiswa terus menyoroti pendekatan perkuliahan yang masih kurang melibatkan interaksi nyata dengan profesional atau dunia industri (Gap antara teori dan praktik kerja riil).
Rincian Matriks per Periode
Periode Monev: 2022
Peningkatan & Kekuatan Mutu
Kesiapan dan Sistematika Dosen: Mutu proses belajar mengajar berada di kuadran atas (>96% baik/sangat baik). Dosen dinilai sangat siap, sistematis dalam menyampaikan materi, dan pemanfaatan media pembelajaran sudah baik.
Penurunan & Kendala Mutu
Penilaian & Sarana: Penilaian perkuliahan dinilai masih subjektif. Mahasiswa mengeluhkan sarana dan prasarana yang kurang mendukung kenyamanan, serta perlunya buku ajar/materi yang lebih terstruktur.
Periode Monev: 2023
Peningkatan & Kekuatan Mutu
Proses & Keterserapan Materi: Proses dan metode pembelajaran secara umum dinilai sudah baik, termasuk keterserapan materi oleh mahasiswa.
Penurunan & Kendala Mutu
Transparansi & Interaksi Industri: Akuntabilitas dan transparansi sistem penilaian masih kurang (subjektif). Sarana prasarana dinilai "Masih Kurang". Perkuliahan masih konvensional dan kolaborasi dengan praktisi/industri masih rendah.
Periode Monev: 2024
Peningkatan & Kekuatan Mutu
Penerapan Pembelajaran Interaktif & Holistik: Keterlibatan mahasiswa, diskusi kelas, dan penggunaan platform e-learning sangat baik. Mahasiswa merasa didukung oleh teman sekelas dan dosen mendorong partisipasi aktif.
Penurunan & Kendala Mutu
Beban Kerja & Kesenjangan Industri: Keluhan pada fleksibilitas dosen, menumpuknya beban tugas (waktu mahasiswa kurang), serta minimnya kesempatan interaksi dengan industri nyata. Integrasi penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PkM) dosen ke dalam pembelajaran belum maksimal karena tingginya beban administrasi.
Periode Monev: Genap 2024/2025 & Ganjil 2025/2026
Peningkatan & Kekuatan Mutu
Budaya Studio & Student-Centered: Kolaborasi, pendekatan yang berpusat pada mahasiswa, dan koherensi teori-praktik sangat mapan. Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) untuk kemampuan desain (CP6) dan analisis konteks urban (CP4) sangat kuat.
Penurunan & Kendala Mutu
Krisis Infrastruktur & Tata Kelola: Ini menjadi gap mutu terbesar. Infrastruktur studio rusak parah (lantai jebol, pencahayaan redup, AC rusak). Rencana Pembelajaran Semester (RPS) tidak konsisten, jadwal sering berubah mendadak, rubrik penilaian terlambat dibagikan, dan ada ketergantungan sistem pada beberapa dosen tertentu saja yang rentan overload.
Dokumen Laporan TPPM Terkait
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1H7A0mz8vT31cNqlZistKAEW1RzP_YKAs/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1VSMwJCVSYAblBb0WSNGFAICfEQCAh8nb/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1WmaSCxM8A97x5nsZnODnSMhw98zIRPV2/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1xACtniz4LRF8Ujl2r0mZpb67eRHvMXGf/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1qPc3MnmEU_4DsNIUtnKze5ctDIryXImH/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/14_JU6qojK-Jr4tDPz6B9euzjoyiSnLBU/view?usp=sharing
TAUTAN URL • https://drive.google.com/file/d/1J3s-WG9eYtSayvZXoMPCsfS0Qdhg_6u_/view?usp=sharing